Langsung ke konten utama

Cobain Masternya Ramen Gurih di Ramen Master !

Hai.. ini jadi episode pertama terkait kuliner yang akan aku tulis. Untuk bercerita terkait tempat-tempat kuliner sebenarnya sudah dari dulu, tapi paham sendiri lah ya namanya anak muda kalau udah lama rebahan pasti males-malesan.

Di episode pertama ini aku akan mereview masakan Jepang yaitu Ramen. Cerita awalnya adalah aku merasa penasaran sama rasa dan tempatnya karena gak pernah sepi bahkan sampai antri panjang.

Nama restorannya adalah Ramen Master. Gak heran juga sih karena restoran dengan model Jepang ini sudah buka cabang dimana-mana yaitu Malang, Blitar, Mojokerto, Batu, dan Tulungagung.

Tempatnya menurutku sangat tenang dengan nuansa Jepang dan cukup aestethic. Para waitressnya juga berpakaian ala-ala Jepang. Gak setengah-setengah deh konsepnya.


Untuk menu makanannya juga banyak varian. Bingung juga mau nyebutin satu-persatu. Terkait rasa beneran gurih enak banget suwer deh. Kalau lagi pingin makan ramen kayaknya bakal balik lagi ke sana deh ðŸĨ° maaf banget ya aku review tempat kuliner tapi aku lupa yang ku pesan dan bahkan gak banyak foto yang aku ambil. Next episode bakal lebih baik dari ini, janji gak lupaan ðŸĪðŸĪŠ

Aku coba makan ramen ini di cabang Tulungagung, tepatnya ada di Jl. Ahmad Yani No. 170, Tulungagung. Soal harga ? Murah banget mulai dari 17rb - 35rb. Untuk minumnya juga bener-bener gak mengecewakan. Aku inget nih kalau minumnya aku pesan Banana Tea karena pingin cobain dan rasanya luar biasa manis sama segernya dapet harganya cuma 10rb doang ðŸĨ°


Udah segini dulu ya, kalian juga cobain deh sesekali. Mantul kok ðŸŦķ

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Wisuda Anti Ribet, !

Sudah berapa lama gak update blog ya  😆  sekalinya update udah banyak konten yang bakal di tulis nih  🌈 Btw, tanggal 8 Maret 2022 kemarin aku wisuda Sarjana. Di masa pandemi yang berumur 2 tahun ini, wisudanya gak ada spesial menurut aku. Konsepnya ada 2 Drive Thru dan Zoom Meeting (Online). Ada hal menarik yang ingin aku ceritakan di momen wisuda ini. Seperti pada kampus-kampus lainnya sebelum wisuda ada yang namanya Yudisium. Nah yudisium ini per-fakultas jadi acaranya kayak menyerahkan wisudawan-wisudawati untuk benar-benar di wisuda atau di nyatakan lulus beneran (yaiyalah masa bo’ongan). Di acara tersebut juga merupakan momen dimana pemilihan Lulusan Terbaik dari fakultas. Di sini aku benar-benar berharap mendapat predikat itu  😂  sebenarnya malu juga mau cerita disini tapi gakpapa, bisa buat pelajaran juga buat diri aku sendiri. Namun ternyata yang dapat predikat Lulusan Terbaik itu diborong sama adik tingkat yang lulusnya 3,5 tahun. Awalnya kecewa sama...

Gunung Budheg: Gunung Mini yang Galak Dari Tulungagung

Liburan terbaik bukan soal kemewahan, tetapi soal kebersamaan. Itulah kalimat yang pas untuk awal dari ceritaku kali ini. Sebuah cerita perjalanan bersama kawan-kawan di Gunung Budheg. Gunung Budheg merupakan salah satu gunung yang berada di Tulungagung, tepatnya di desa Tanggung, kecamatan Campurdarat. Gunung dengan ketinggian 585 mdpl ini menyajikan pemandangan indah kota Tulungagung dari atas. Meski tingginya juga gak seberapa, namun tempat wisata ini tetap memiliki daya tarik para wisatawan lokal maupun mancanegara untuk berkunjung. Pada hari dimana aku tetap merasakan kebosanan di rumah dan terpaku di dalam kamar, salah satu kawanku mengirim pesan mengajak bersilaturahmi dengan dinginnya puncak. Dengan semangat aku mengiyakan ajakan tersebut. Hasrat kegiranganku untuk merasakan kembali indahnya malam dari atas gunung mulai membara ketika kawanku sampai rumah. Perjalananku bergabung dengan komunitas Pokok Budal Adventure (ig @pokokbudaladventure). Sebuah komunitas yang anggotanya p...

MENAWAN OH KEDUNG TUMPANG, Tulungagung

Apa kabar kalian ? Dah siap baca ceritaku lagi ? 😄 kali ini aku mau menulis kisah perjalanan travelling yang sangat singkat. Iya, singkat karena emang gak habis pikir aku kesana cuma capek di perjalanan doang. Lah kok bisa ? Simak aja yuk 😉 Okay, aku awali bagaimana drama pertikaian sebelum aku mengarah untuk berangkat ke salah satu tempat wisata di Tulungagung. Hal ini bermula dimana Herla mengajakku untuk bertemu, biasa lah ya bertemu karena rindu. Meskipun rindu juga gak akan berujung kapan finishnya (aduduuuuhh mulai deh ngebucin).  "Emang kita mau kemana ?". Tanyaku. "Kemana enaknya ?". (lah ditanya malah nanya balik). "Ke pantai aja yuk, Kedung Tumpang" Dengan santai aku iyain ajakannya, sebab sudah terlalu lama juga tubuh ini berlayar di pulau kapuk (alias kasur). Mulai dong aku mandi dan bersiap diri buat kencan ke pantai. Setelah berdandan aku menunggu kedatangan Herla. Tak perlu menunggu lama dia pun datang. Emang bisa di...