Langsung ke konten utama

KALA SENJA BERPAMITAN DI WADUK WONOREJO, TULUNGAGUNG

Siapa yang suka lihat sunset atau biasanya dibilang juga anak senja ? Warga Tulungagung wajib merasakan banget dan melihat cantiknya matahari terbenam di bendungan waduk Wonorejo.

Kala itu hari Jum'at, 06 November 2020 aku libur kerja. Suasana boring melanda di jam 13.26 WIB. Langsung aja jari tangan mengetik pesan lewat sosial media whatsapp yang ku kirim ke doi.

"Ajakin jalan dong, main kemana gitu. Deket-deket aja gakapa."

"Kemana ? Ke waduk Wonorejo mau ? Tapi sorean aja sekitar jam setengah 5 kita berangkat."

"Okedeh boleh"

Pesan singkatku yang pasti dan harus di berangkatkan.

Sebelum berangkat tibalah dahulu berkah di hari Jum'at yaitu hujan. Pikiran dan hati udah kecewa "Yaelah gak jadi berangkat", sampai doi bilang "Tunggu aja pasti berenti nanti". Alhamdulillah emang bener tepat di jam 16.00 WIB hujannya berhenti. Gaskeun prepare dong 🏃‍♀

Pukul 16.30 WIB doi dah sampai rumah menunggu tuan putrinya selesai berdandan 😄 tidak lama kemudian berangkatlah kita.

Yang aku ketahui ada dua arah menuju waduk wonorejo. Pertama, lewat jalur selatan yaitu melewati Gor Lembupeteng menuju perempatan Cuiri belok ke Utara terus sampai bertemu perempatan selanjutnya dan ada pamflet waduk wonorejo, selanjutnya bisa ikuti arahan petunjuk. Kedua, untuk daerah Kediri, Ngantru, Blitar bisa melewatu jalur Utara yaitu rute pasar Ngemplak.ke Barat sampai ada perempatan dengan petunjuk arah waduk wonorejo.

Lokasi waduk Wonorejo berada di kecamatan Pagerwojo, kabupaten Tulungagung, Jawa Timur. Tepatya di sebelah selatan kaki Gunung Wilis.

Sesampainya disana aku dan doi melihat hamparan luas yang dipenuhi dengan air tenang dan pemandangan segar. Hingga sampai di titik aku harus memakan cilot di kantong kresek yang ku bawa.

(kita TIDAK buang sampah sembarangan)

Sambil memakan kudapan spesial kita bercengkrama mulai hal yang menyebalkan, sharing untuk terus intropeksi dan belajar, sampai hal-hal konyol yang tidak perlu di perdebatkan seperti mengapa bentuknya bulat itu bundar ?

Sebagai bendungan satu-satunya warga Tulungagung, bendungan waduk Wonorejo memiliki fungsi utama selain dijadikan tempat wisata yaitu irigasi, mengendalikan banjir, pembangkit listrik, untuk perusahaan air minum, hingga budidaya ikan tawar.

Banyak sekali para warga Tulungagung yang memancing di waduk ini. Jadi buat kalian yang hobi memancing boleh loh cobain menunggu tangkapan ikan disini 😋. Beneran loh, kalau ikan di waduk Wonorejo itu banyaaak banget bahkan sampai terlihat saat ikannya asik berenang dengan teman-temannya. Sampai ketika aku bertanya pada diriku sendiri "Disini ada gak ya buaya ?"

Dengan banyaknya fungsi yang aku sebutkan di atas waduk Wonorejo bisa dibilang menjaga keberlangsungan hidup masyarakat.

Daya tarik dari waduk Wonorejo adalah potensinya dalam menyuguhkan pemandangan alam yang epic. Keindahan yang begitu menyegarkan mata dengan hijau-hijauan pohon dan aroma khas pegunungan. Air yang tenang dengan angin sepoi-sepoi membawa kedamaian, membuat para pengunjung merasa ikut terhanyut dalam ketenangannya.


Menikmati ketenangan waduk Wonorejo di sore hari membuat waktu yang terus berputar tidak terasa bahwa matahari berpamitan untuk meninggalkan dunia dengan menggantikan shift bintang beserta bulan. Suasana yang tadinya sudah tenang dan membuat nyaman, menjadi sempurna dengan keheningannya senja. 

Memang benar jika senja lebih sopan dalam hal berpamitan, sebab ia memberikan kenangan indah dalam perpisahan.

Komentar

Posting Komentar

Postingan populer dari blog ini

Cobain Masternya Ramen Gurih di Ramen Master !

Hai.. ini jadi episode pertama terkait kuliner yang akan aku tulis. Untuk bercerita terkait tempat-tempat kuliner sebenarnya sudah dari dulu, tapi paham sendiri lah ya namanya anak muda kalau udah lama rebahan pasti males-malesan. Di episode pertama ini aku akan me review masakan Jepang yaitu Ramen. Cerita awalnya adalah aku merasa penasaran sama rasa dan tempatnya karena gak pernah sepi bahkan sampai antri panjang. Nama restorannya adalah Ramen Master. Gak heran juga sih karena restoran dengan model Jepang ini sudah buka cabang dimana-mana yaitu Malang, Blitar, Mojokerto, Batu, dan Tulungagung. Tempatnya menurutku sangat tenang dengan nuansa Jepang dan cukup aestethic . Para waitress nya juga berpakaian ala-ala Jepang. Gak setengah-setengah deh konsepnya. Untuk menu makanannya juga banyak varian. Bingung juga mau nyebutin satu-persatu. Terkait rasa beneran gurih enak banget suwer deh. Kalau lagi pingin makan ramen kayaknya bakal balik lagi ke sana deh 🥰 maaf banget ya aku review te...

Low Budget Wisata Sejarah Candi Termegah di Jawa Timur

Pagi itu rasanya sangat jenuh berdiam di rumah. Ingin keluar jalan-jalan tapi juga mikir gak ada uang 😂 emang udah jadi masalah ya kalau soal finansial. Tetapi rasa ingin berkunjung ke tempat wisata selalu terngiang. Akhirnya ku beranikan untuk nekat pergi ke luar rumah guna berwisata. " Mbak, ayoh jalan-jalan ", ajakku kepada kakak keponakan yang seusia denganku. Ya, memang sudah menjadi partner ngapain aja. Selain seumuran rumah kita emang deket. " Kemana ? Kalau ke pantai males ah ". Mendengar jawabannya yang males ke pantai, aku berfikir untuk melakukan perjalanan ke wisata bersejarah. Sebelum itu, aku melakukan riset (yaelah riset, bilang aja stalking destinasi wisata) di kabupaten Blitar. Setelah menelusuri foto-foto destinasi wisata, aku tertarik untuk berkunjung di sebuah situs bersejarah kabupaten Blitar yaitu Candi Penataran. Si mbak setuju dengan ide wisata yang ku canangkan ini dan bersiap untuk berangkat. Setelah bersiap, aku dan mbak ...